Banyak Mikir Sebabkan Nyeri Ulu Hati.
Nyeri ulu hati atau sering disebut sebagai sakit maag memang banyak penyebabnya. Ada yang menanyakan apakah pikiran yang tertekan atau stres bisa juga menimbulkan sakit maag ? karena dia mengeluh nyeri pada bagian ulu hati bila banyak pikiran atau sedang tertekan. Memang benar sekali stres atau banyak pikiran bisa merangsang lambung memproduksi asam lambung berlebihan sehingga mengiritasi dinding/lapisan lambung. Akibatnya akan timbul nyeri di daerah ulu hati (tempat lambung berada) yang disebut Gastritis.
Terus apakah setiap orang tidak boleh berpikir? padahal setiap manusia pasti punya yang namanya persoalan/problem hidup, wajar setiap manusia punya masalah, yang penting disini adalah bagaimana kita menyikapi masalah tersebut atau bagaimana cara kita menghadapi masalah tersebut, jangan sampai masalah tersebut sampai membuat kita tenggelam dalam keadaan stres apalagi sampai memakan waktu berkepanjangan, disamping menimbulkan penyakit mag, juga bisa berdampak pada kelangsungan hidup, jadi atasilah stres itu!
Disamping itu juga harus diwaspadai penyebab mag yang lain yaitu makan tidak teratur, terlalu banyak minum alkohol, merokok, makan makanan yang sulit dicerna, asam atau pedas, minum obat yang mengiritasi lambung seperti aspirin, ibuprofen, piroxicam, naproxen, obat golongan kortikosteroid, dan juga kopi pada orang yang sensitif.
Kadang mag juga bisa disertai muntah darah atau berak darah, darah yang dikeluarkan warnanya hitam, kalo sudah seperti ini berarti magnya sangat parah, harus segera memeriksakan diri!!.
Mengesankan :Fakta "Anak SMP Kaya dari BLOG"
Warna Kencing Kuning Seperti Air Teh.....
Warna air kencing yang normal adalah kuning cerah, warna ini disebabkan oleh karena zat yang bernama Bilirubin, apabila kencing berwarna kuning tua seperti air teh, harus dicurigai adanya gangguan pada metabolisme bilirubin tadi. Keadaan ini disebut sebagai Jaundice / Ikterus yaitu keadaan dimana kadar bilirubin didalam darah meningkat melebihi kadar normal. Kondisi ini ditandai dengan warna kulit yang menguning, putih mata (Sclera) menguning, dan kencing berwarna coklat tadi. Bisa juga kencing berwarna seperti teh padahal minum air putih banyak, biasanya keadaan ini terjadi akibat mengonsumsi zat karoten berlebihan (zat ini paling banyak terkandung dalam buah tomat dan wortel), kulit juga bisa menguning tetapi untuk membedakannya dengan ikterus bisa dengan melihat putih matanya (sclera), karena putih matanya tetap putih. Warna kuning agak tua bisa juga diakibatkan meminum vitamin B kompleks, tetapi kuningnya agak terang dan muda dibandingkan ikterus.
Apakah ikterus ini sama dengan penyakit kuning yang sering disebut masyarakat itu ?
Memang yang dimaksud sakit kuning yaitu ikterus tadi (penyakit pada organ hati atau sakit liver ). Sedangkan menurut opini masyarakat, sakit liver adalah penyakit hati yang sudah berat atau tingkat akhir.
Kadar bilirubin yang meningkat dapat disebabkan oleh karena produksi yang meningkat (pada keadaan dimana pemecahan sel darah merah/erytrocite yang berlebihan), adanya gangguan fungsi hati, dan gangguan pengeluaran bilirubin. Penyebab paling banyak adalah gangguan fungsi hati contohnya Hepatitis, Sirosis hati, Perlemakan hati, Kanker hati, dan gangguan lainnya. Penyebab lainnya adalah sumbatan pada saluran empedu (bisa oleh batu atau tumor), sehingga bilirubin tidak bisa keluar dan mengakibatkan kadar bilirubin meningkat.
Hepatitis adalah penyebab terbanyak ikterus/jaundice. Hepatitis sendiri adalah keadaan peradangan pada hati yang dapat disebabkan oleh berbagai hal. Misalnya infeksi virus, keracunan obat, dan alkohol. Peradangan ini membuat fungsi hati menurun dan salah satu akibatnya adalah jaundice.
Gejala Hepatitis meliputi :
Mual sampai muntah, lemah -lesu, dan kadang kadang ada demam, penurunan nafsu makan, terasa nyeri di ulu hati kanan atas, juga gejala yang telah disebutkan diatas tadi yaitu warna kencing yang seperti teh, kulit dan putih mata kuning tadi.
Tetapi pada keadaan tertentu hepatitis tidak disertai jaundice atau gejala diatas tadi, ini lebih berbahaya karena sukar untuk mengetahui gejalanya.
Untuk memastikan dapat diperiksakan kadar bilirubin, tes fungsi hati ( SGOT/SGPT ), dan pada keadaan tertentu diperlukan pemeriksaan USG.
Pengobatan pada hepatitis ditujukan untuk memulihkan fungsi hati yang terganggu. Jadi penderita sebaiknya menjaga kondisi badannya agar tidak terlampau letih, makan teratur, istirahat cukup agar daya tahan tubuh cukup kuat untuk mencegah infeksi oleh virus. Beberapa obat yang sering digunakan adalah Hepasil, Curcuma, Hp Pro, Methicol, Lesichol, dll.
Mengesankan :Fakta "Anak SMP Kaya dari BLOG"